Kumpulan Artikel Islam
Kumpulan Artikel Islam Dari Berbagai Media Masa
-
Yang Menuai, Yang Menanam
Filed under Akhlak Mulia, Motivasi Hidup, Penyakit-Penyakit Hati, Pola Hidup Muslim, Tipu Daya DuniaSep 28Yang Menuai, Yang Menanam. Pada hakekatnya manusia itu senantiasa dituntut untuk selalu mendayagunakan akal budinya demi terciptanya ketentraman, kedamaian, kebahagiaan dan kebaikan. Baik atau kebaikan adalah salah satu sarana untuk melahirkan kebahagiaan, kebenaran dan keadilan hidup bermasyarakat dan beragama dalam wadah keimanan dan keislaman yang murni. Hal ini akan terwujud secara baik apabila sebongkah daging yang ada dalam tubuh setiap manusia tidak dikotori dan dinodai oleh berbagai macam penyakit yang biasa disebut dengan penyakit hati. Rasulullah Saw bersabda.”Bahwa didalam tubuh manusia itu ada segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik. Maka segala kebaikan, kedermawanan, kehalusan budi dsb akan memancar dari dalam diri orang tersebut. Tetapi kalau gumpalan daging itu buruk, rusak, maka jelas segala keburukan yang berimbas pada kerusakan dalam berbagai bentuk, hidup dalam bermasyarakat akan sulit untuk dielakan. Segumpal atau sebongkah daging itulah yang yang beliau sebut dengan “Hati”. Jelas menjauhkan hati tersebut dari aneka penyakit hati merupakan keharusan mutlak demi selamatnya amalan yang telah diperbuat untuk Allah semata
-
Jul 12
Keistimewaan Sya’ban dan Ramadhan. Sesungguhnya untuk yang mau mempelajari bulan demi bulan mengandung kelebihan tersendiri, Ramadhan turunnya Al-Quran, Zulhijjah disebut bulan haji, Nabi Ibrahim mengorbankan anak sendiri Ismail kemudian umat Nabi Muhammad SAW, menamakannya bulan korban. Bulan Rajab Isra’ Mikraj Rasulullah SAW. Bulan Sya’ban meiliki jumlah keistimewaan dan hikmah pula, yakni hikmah dan kebaikan yang dikandungnya. Bulan Sya’ban mendatangi kita tiap tahun guna memberikan kesempatan agar meningkatkan dan melipatgandakan berbagai amal kebaikan. Pada bulan inilah kesempatan bagi kaum muslimin memperbanyak amal ibadahnya serta perbuatan lainnya seperti memberi sedekah fakir miskin, membina anak yatim, memperbanyak puasa sunnat guna melatih diri menghadapi puasa Ramadhan nantinya.
-
Sifat Qana’ah
Filed under Pola Hidup MuslimJul 3Sifat Qana’ah. Celakalah orang – orang yang memperbudak dirinya kepada uang dan harta, apabila di beri harta dia puas, dan apabila tidak di beri dia akan gelisah. ( Hr Bukhari ).
Hadis Nabi yang di riwayatkan kembali oleh ulama besar Bukhari ini, menjelaskan pada orang – orang yang tidak memiliki suatu sifat yang di anjurkan dalam islam yaitu sifat Qana’ah,yang selalu tidak merasa cukup dengan rezki dan pemberian dari Allah Swt. Sehinga sifat syukur terhadap nikmat Allah yang telah di limpahkan padanya tidak ada sama sekali dalam diri dan jiwanya.
-
Memaknai Hijrah dan Taubat
Filed under Motivasi HidupJun 20Memaknai Hijrah dan Taubat. Memaknai Hijrah (rohani) sangat mendesak dilakukan. Sejarah mencatat hijrah seorang remaja Arab bernama Umar Ibnu Khatab. Dia pemuda gagah perkasa berusia tiga puluh tahun, bangunan fisiknya kuat dan tegap, hidupnya ditandai emosi dan cepata naik darah. Kesenangan harian pemuda tersebut adalah foya-foya dam minum-minuman keras yang memabukkan. Dari kalangan Quraisy dialah yang tanpa ragu memenggal batang leher pengikut Muhammad SAW, dan menyiksa keluarganya sudah dapat dikatakan waktu itu “Aku Jazirah Arab ini” semuanya harus mematuhi saya tidak terkecuali penguasa tanah Jazirah Arab.
Bermodalkan kekerasan dan keserakahan Umar Ibnu Khatab sang diktator tanpa pendidikan itu sedang disibukkan mencari yang mulia Muhammad SAW. Guna untuk dipenggal kepalanya karena dia telah berani menyerang berhala-berhala sembahan yang dinilai tinggi yang dinamakan Latta dan Uzza. Ditengah perjalanan bertemu dengan Nu’im dan Abdullah. Setelah diketahui dan faham maksudnya Nu’im berkata : “Umar engkau menipu diri sendiri. Kau kira keluarga Muhammad SAW membiarkna kau meraja lela begini? Sudah engkau bunuh Muhammad SAW? Tidak lebih baik kau pulang saja kerumah dan perbaiki keluargamu sendiri?” (Muhammad Husin Haikal).
-
Dzikir Pada Kehidupan
Filed under Dzikrul MautJun 16Dzikir Pada Kehidupan. Dzikir berarti ingat atau menyebut yaitu mengingat atau menyebut Asma Allah (menyebut nama-nama Allah) seperti Allah, Subhana Allah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar dan lain sebagainya, yang tercantum dalam nama-nama Tuhan yang sembilan puluh sembilan itu.Dzikir kepada Allah SWT. Pertama mengingat dan menyebut Asma Allah termasuk firman-firman-Nya artinya melafalkan, merenungkan kandungan dzikir tersebut. Kedua dzikir kepada Allah dalam arti ingat akan perintah dan larangan Allah SWT. Serta mentaati perintah dan menjauhi larangan itu.
Allah SWT, memerintahkan terhadap hamba-Nya agar selalu berdzikir disebut ingat kepada Allah SWT. Ingat dalam arti luas menyebut Asma Allah, merenungkan firman Allah dan menjalankan kandungan firman Allah SWT.Dzikir kepada Allah merupakan ibadah yang disyariatkan. Firman Allah :”Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (ingatlah) kepada Allah dengan berdzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang”. (Q.S. Al-Ahzab 41).Hikmah dzikir kepada Allah SWT. Membawa manfaat sangat besar untuk kehidupan diri dan lingkungan. Sekurangnya ada beberapa diantara yang dipetik dari dzikir pada kehidupan. Pertama dzikir terhadap Allah SWT, jiwa akan tenteram. Hidup ini sungguh ditandai persoalan dan perjuangan kadang-kadang kurang dapat menemukan jalan keluar terbaik artinya dalam kehidupan disamping ada sesuatu persoalan yang mampu dikerjakan dan diselesaikan ada juga tak mampu diselesaikan secara benar, contoh seorang mampu menyelesaikan persoalan lahiriah, harta, titel, pangkat, jabatan, dan lain-lain tetapi seseorang tidak mampu menemukan penyelesaian persoalan batinnya sendiri, seperti takut kehilangan harta, pangkat, jabatan, kehilangan jiwa, hilangnya kepuasan batin dan sebagainya.


Recent Comments